Mengapa NVMe terasa 10x lebih cepat untuk database kecil
Bukan soal throughput. Latensi antrean dan IOPS acak yang membuat toko online Anda terasa instan.
gambar sampul artikel
Angka throughput di brosur (misalnya 3.500 MB/s) hampir tidak relevan untuk website. Database WordPress melakukan ribuan pembacaan acak kecil 4–16 KB per halaman. Yang menentukan adalah berapa cepat setiap pembacaan itu kembali.
Latensi, bukan bandwidth
HDD butuh sekitar 10 ms per pembacaan acak. SSD SATA sekitar 0,1 ms. NVMe sekitar 0,02 ms dan bisa melayani 64.000 antrean paralel, dibanding 32 pada SATA. Untuk query yang menyentuh 200 baris tersebar, selisihnya terasa langsung di TTFB.
Hasil uji internal
- WooCommerce 50 produk, halaman katalog: 610 ms (SATA) → 180 ms (NVMe)
- Impor CSV 10.000 produk: 4 menit 12 detik → 38 detik
- Backup database 800 MB: 95 detik → 11 detik
Semua paket sobat.cloud memakai NVMe, termasuk Starter Rp19.000.
Apakah artikel ini membantu?